Latest in Sports

Rabu, 16 November 2016

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., memimpin langsung Rapat Evaluasi Gelar TTG


Even akbar Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBRGM) XIII Tk. Propinsi NTB akan dipusatkan di Tanah Pariri Lema Bariri mulai  tanggal 27 April 2016 s/d 30 April 2016.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya even skala regional ini. Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., memimpin langsung Rapat Evaluasi  Persiapan Kegiatan yang akan digelar bersamaan dengan Launching Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) Kab. Sumbawa Barat ini dan dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD Lingkup  Pemerintah Kab. Sumbawa Barat dan Kepala BPMPD Propinsi NTB.

Setelah mendengar laporan dari seluruh kepala SKPD tentang kondisi terakhir terkait Persiapan Acara Pembukaan, arena pameran/stand, penempatan dan pengamanan tamu daerah, Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya pemberdayaan Gotong Royong dalam semua sendi kehidupan. “Nilai-nilai pancasila terkandung dalam semangat gotong royong. Pancasila apabila dikerucutkan menjadi 3 namanya Trisakti, dikerucutkan menjadi 1 namanya Gotong Royong. Hingga saat ini kita belum punya ruang untuk menghidupkan gotong royong oleh karena itu kita harus  menghidupkan gotong royong dengan segmen masing-masing sesuai dengan tugas dan profesinya masing-masing. Negara pun harus memberikan ruang, artikulasi dan atribut untuk memperluas ruang gerak demi eksisnya gotong royong sebagai landasan pembangunan sehingga berdaulat secara politik berdikari secara gotong royong dan berkepribadian secara budaya” tegasnya.

Masih dalam uraiannya tentang gotong royong ia juga menekankan bahwa tak penting lagi menghidupkan nilai-nilai karena selama ini kita telah berkutat pada penanaman nilai-nilai namun lemah pada pemberdayaan sehingga adalah kesalahan fatal bila gotong royong tidak diberi ruang untuk pemberdayaan. Dibutuhkan regulasi yang kuat untuk menghidupkan gotong royong sehingga lahir pola pikir, sikap dan perilaku bergotong royong dalam masyarakat. Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong ini sangat dibutuhkan dalam memformalkan agenda gotong royong baik secara mandiri, simultan, dan padat karya.

Mari kita sukseskan bersama Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV  Dalam Rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII Tk. Provinsi NTB  dan Launching Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) Kab. Sumbawa Barat  Tahun 2016.

Sumber: sumbawabaratkab , , , , , , , , ,